GEJALA – GEJALA TERJANGKIT HIV

we

Berikut 10 gejala umum virus HIV yang patut Anda waspadai

  1. Demam
    Demam ringan adalah gejala awal yang paling umum terjadi saat seseorang terpapar virus HIV. Demam ringan ini seringkali disertai dengan sakit tenggorokan, kelelahan yang ekstrim, dan pembekakan kelenjar getah bening.
    Demam adalah reaksi dari sistem kekebalan tubuh sebagai akibat dari masuknya virus HIV ke aliran darah dengan jumlah yang berlipat ganda.
  2. Nyeri Otot
    Nyeri otot dan persendian tak hanya dialami oleh orang-orang yang mengalami gejala penyakit hepatitis dan sifilis, tapi juga dirasakan seseorang yang telah terpapar virus HIV. Gejala ini seringkali diabaikan hingga paparan virus HIV benar-benar masuk ke tingkat yang mengkhawatirkan.
  3. Ruam Kulit
    Ruam bisa berupa bercak-bercak kemerahan pada kulit atau benjolan menyerupai jerawat dalam jumlah banyak yang tak sembuh-sembuh. Gejala ini akan muncul jika paparan virus HIV telah mencapai pada tingkat yang lebih parah.
  4. Mual, Muntah, dan Diare
    Antara 30- 60 persen pengidap HIV akan mengalami gejala singkat mual, muntah, dan serangan diare. Selain sebagai gejala HIV tahap lanjut, gejala-gejala di atas juga bisa muncul sebagai efek samping dari terapi pengobatan.
  5. Berat Badan Turun Drastis
    Berat badan turun drastis merupakan gejala tahap lanjut bahwa tubuh telah terinfeksi HIV. Berat badan turun drastis bisa terjadi akibat diare atau kurangnya nutrisi tubuh akibat sering memuntahkan makanan.
  6. Batuk Kering
    Biasanya batuk kering akan terjadi setelah satu tahun terjangkit virus HIV, sekaligus menjadi tanda bahwa penyakit ini semakin memburuk. Penggunaan obat batuk sekali pun tidak dapat meredakan batuk akibat paparan virus HIV.
  7. Perubahan pada Kuku
    Tanda lain dari infeksi HIV adalah perubahan pada kuku seperti penebalan, kuku melengkung, dan perubahan warna seperti kuku menghitam atau muncul garis coklat vertikal atau horisontal dipermukaan kuku.
    “Perubahan kuku ini dapat terjadi akibat infeksi jamur seperti kandida. Mengingat penderita HIV mengalami penurunan sistem kekebalan tubuh, maka jamur tersebut bisa sangat mudah berkembang,” kata Horberg.
  8. Infeksi Jamur pada Mulut
    Infeksi jamur tak hanya menyerang permukaan kuku, tapi juga organ lain seperti mulut. Jika jamur sudah menginfeksi mulut, maka pengidap HIV akan sulit untuk mengunyah dan menelan makanan.
  9. Kebingungan dan Sulit Konsentrasi
    Masalah kognitif bisa menjadi tanda demensia terkait HIV. Selain mengalami kebingungan dan sulit berkonsentrasi, demensia terkait HIV juga dapat mempengaruhi memori dan masalah perilkau seperti mudah marah dan tersinggung. Gejala ini diiringi dengan menurunnya keampuan motoris tubuh seperti menjadi ceroboh, menurunnya kordinasi tubuh, dan bahkan hilangnya kemampuan untuk menulis.
  10. Herpes Genital
    Herpes genital yang terjadi pada penderita HIV umumnya tidak memiliki gejala yang khas. Namun luka yang muncul cenderung lebih besar dan lebih dalam. Penyakit ini lebih banyak menular melalui hubungan kontak kulit dengan penderita, terutama saat berhubungan seks. Umumnya gejalanya adalah timbul bintil-bintil di bagian luar alat kelamin yang bentuknya memerah dan membengkak.

UU LALU lintas

poi

terkadang orang dengan seenaknya sendiri mengendarai kendaraan bermotor mereka tanpa menghiraukan pengguna lainnya, data dari pemerintahpun menyebutkan adanya kenaikan tingkat korban lalin. untuk itulah pemerintah mengesahkanUU lalin

UU perlindungan anak

oi

anak adalah suatu harta yang paling berharga bagi mayoritas manusia, tetapi ternyata diluarsana ada juga orang tua yang menganggap bahwa seorang anak itu sebagai sebuah musibah, mereka dengan sengaja menyiksa anak mereka tanpa belas kasihan. oleh banyaknya kasus tersbut negara membuat sebuah undang – undang tentang perlindungan anak

untuk lebih jelasnya dapat di klik di UU-PERLINDUNGAN-ANAK

PERLINDUNGAN KONSUMEN

saa

sering masyarakat membeli keperluan hidupnya tanpa mengetahui adanya peraturanyang melindunginya. sebenarnya ada sebuah peraturan yang melindungi paara konsumen daari “kenakalan” produsen. untuk melindungi konsumen tersebut dibuatlah suatu peraturan perundang – undangan yang di sebutUU perlindungan konsumen,

WAKTU MEMBUANG RACUN

TT

Detoksifikasi merupakan pembuangan racun dari dalam tubuh. Secara alami, tubuh sudah melakukan detoksifikasi ringan, seperti buang air besar ataupun buang air kecil.
Namun, tubuh juga melakukan detoksifikasi secara alami di malam hari.
“Jadi, hindari tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang, karena bisa memberi kontribusi buruk dalam proses pembuangan racun dalam tubuh,” ungkap Dr. Lily G. Karmel MA.
Agar pembuangan racun yang berjalan di malam hari secara optimal, ketahui jadwal biologis tubuh melakukan detoksifikasi.

21.00 – 23.00 De-toxin pada sistem antibodi (kelenjar getah bening). Jika tubuh masih bekerja (kondisi tidak santai), hal ini berdampak negatif pada tubuh dalam jangka waktu panjang. Lalui dengan tenang dan segeralah tidur.

23.00 – 01.00 Proses de-toxin di hati, harus dalam keadaan tidur.

01.00 – 03.00 Proses de-toxin di empedu dalam keadaan tidur pulas.

03.00 – 05.00 Proses de-toxin di paru-paru. Akan terjadi batuk hebat bagi penderita batuk karena pembersihan telah mencapai saluran pernapasan. Hindari obat batuk agar tidak merintangi proses pembuangan kotoran.

03.00 – 05.00 De-toxin usus besar harus membuang kotoran melalui buang air besar.

07.00 – 09.00 Waktunya penyerapan gizi makanan bagi usus kecil. Jadi sebaiknya, harus sarapan. (ins)

BAHAYA GORENGAN

 

images;Cemilan yang biasa Anda makan mungkin dapat mengancam kesehatan dalam jangka panjang. Demikian dilansir melalui Medicaldaily, Jumay (21/12).
Cemilan, seperti keripik, gorengan dan soda dapat meningkatkan pertumbuhan polip di usus besar, sehingga menaikkan risiko kanker usus besar (kolorektal).
Di Asia, kanker usus besar sangat rentan menyerang orang dengan sindrom Lynch. Hampir 70 persen penderita sindrom Lynch akan mengembangkan kanker kolorektal.
Sindrom Lynch merupakan kondisi yang diwariskan akibat kelainan genetik sehingga membuat seseorang rentan terkena kanker di usia yang sangat muda. Penyakit ini mempengaruhi satu dari 660 orang.
Namun, orang sehat juga bisa memiliki risiko yang sama karena mengadopsi pola makan tidak sehat. Penelitian sebelumnya telah mengungkapkan keseringan minum alkohol dan mengonsumsi daging merah juga turut mendukung naiknya risiko kanker usus besar.

KPK lanjuti hambalang

dd

JAKARTA, KOMPAS.com – Komisi Pemberantasan Korupsi menjadwalkan pemeriksaan mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan, Mulia P Nasution terkait penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan sarana dan prasarana olahraga di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (19/12/2012). Dia dimintai keterangan sebagai saksi untuk tersangka kasus itu.

“Diperiksa sebagai saksi,” kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha. Mulia yang pernah menjadi calon komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) itu diketahui memenuhi panggilan KPK pagi ini. Selain memeriksa Mulia, KPK memanggil Menteri Keuangan Anny Ratnawati untuk diperiksa terkait kasus yang sama. Anny juga memenuhi panggilan pemeriksaan KPK.

Para pejabat itu diperiksa karena dianggap tahu seputar proyek Hambalang, terutama mengenai alokasi anggaran yang naik menjadi Rp 1,2 triliun dari Rp 125 miliar untuk proyek tersebut. Pun mengenai penyetujuan kontrak tahun jamak (multiyears) untuk alokasi anggaran Hambalang. Laporan hasil audit investigasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pertama menyebutkan kalau kontrak tahun jamak tersebut melanggar peraturan perundangan.

Menurut BPK, Menteri Keuangan menyetujui kontrak tahun jamak dan Dirjen Anggaran menyelesaikan proses persetujuan kontrak tahun jamak setelah melalui proses penelaah secara berjenjang secara bersama-sama. Padahal, kontrak tahun jamak itu diduga melanggar PMK 56/PMK.02/2010. Pelanggaran itu antara lain, tidak seluruh unit bangunan yang hendak dibangun secara teknis harus dilaksanakan dalam waktu lebih dari satu tahun anggaran.

Selain itu, permohonan persetujuan kontrak tahun jamak tidak diajukan oleh menteri. Terakhir, revisi RKA-KL Kemenpora 2010 yang menunjukkan kegiatan lebih dari satu tahun anggaran belum ditandatangani oleh Dirjen Anggaran. Selain memeriksa Anny dan Mulia, KPK juga memanggil tiga pegawai Kemenkeu, yakni Rudi Hermawan, Sudarto, dan Dwi Pudjiastuti Handayani.

Dalam kasus Hambalang, KPK menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng serta Kepala Biro Keuangan dan Rumah Tangga Kemenpora Deddy Kusdinar sebagai tersangka. Mereka diduga melakukan perbuatan melawan hukum dan penyalahgunaan wewenang untuk menguntungkan diri sendiri atau pihak lain, namun justru merugikan keuangan negara.